Bebibala2











{November 3, 2009}   dibalik senyum Nya

( malam hari..)

Tuhan, aku ingin bercerita..

tadi, di toko diujung jalan itu, aku melihat seorang wanita,
cantik sekali..
seandainya aku seorang laki-laki, aku pasti akan mengejarnya..
tapi aku kan juga wanita..
seandainya aku secantik dia..


Aku juga mau bercerita,

tadi,aku bertemu teman lama..
dulu dia sangat pintar sekali, pantas saja jika dia kelihatan necis dengan jas dan dasi yang dikenakannya.
pasti dia menjadi orang sukses sekarang..
kami bersalaman sebentar dan bertukar nomor..
seandainya aku sesukses dia..

Tuhan..
apakah kamu mendengar ceritaku tadi..
apa kamu tahu maksudku bercerita..
aku mau protes!!!
kenapa tak kau buat aku seperti mereka..
bukankah aku makhlukmu juga..

Tuhan hanya diam,tersenyum dan pergi..

(Esok hari..)

Aku melihat wanita itu lagi, ditoko yang sama..kemudian..wanita itu pergi..

” dia cantik sekali bukan.. ”

suara dibelakang ini sungguh mengagetkan aku.. aku ketahuan..

“wajahnya memang sangat cantik nona..tapi tidak tuk perilakunya..
dia sering membuat ibunya menangis..
ayahnya pun mati dibuatnya..jantungnya tak kuat mendengar berita kehamilan anaknya diluar nikah..
dan sekarang anak itupun dibunuhnya..
dia datang kemari tuk mengembalikan uang. kalau ku tahu uang itu digunakannya tuk menggugurkan kandungannya tak pernah ku pinjamkan. sekarang ikut berdosalah aku..
dia keponakanku nona..”

Tuhan, kepalaku pusing mendengarnya. hanya sebelah..

ohh..aku lupa..
teman lamaku.. aku janji dengannya sore ini..


Jika kemarin sepintas lalu kami berbicara, sore ini agak lebih lama..


“aku baru saja pulang dari Malaysia tadi pagi, 2hari lalu aku pergi ke jepang, dan lusa aku mulai perjalanan ke Eropa. dikantorku tak ada yang diandalkan oleh bosku..
mereka semua payah. bodoh dan tak punya kemampuan apa2. aku yang terhebat disana..
kamu beruntung mengenal aku dan bisa berbicara seperti ini denganku. ga semua orang mau ku temui. aku pemilih..hahahaha”


dan..uupppsss..pelayan itu tak sengaja..
capucino hangat tumpah di kemeja “keren” temanku..spontan, kata2 kasar dan hina keluar dari mulutnya. tak pantas ku pikir untuk orang sepintar, sepelajar dan sehebat cerita2nya tadi..

Tuhan, kepalaku semakin pusing. sempurna sekarang..
aku ingin bertemu denganmu malam ini..
aku butuh berbicara..

(malam hari berikutnya..)

Tuhan, aku mau bicara..
aku mau meralat semua kata2ku kemarin malam..


wanita itu, yang kulihat ditoko ujung jalan kemarin, ternyata tak secantik yang kukira..
perilakunya tak seperti wajahnya..
dan temanku..
sama saja.. perilakunya pun tak sepintar yang ku kira..terlalu angkuh dan congkak..

Tuhan, aku tak mau menjadi mereka..
aku mau menjadi diriku saja..

Tuhan, bertemu mereka membuat aku ingin meminta sesuatu padamu..

Rupaku memang tak cantik..
tapi maukah kamu mengelokkan perilaku dan hatiku..
biar sinar kecantikan itu terpancar dari sana..
bukankah itu kecantikan yang sesungguhnya..
maukah kamu Ajari aku..


Aku juga tak pintar..
tapi aku mau belajar..bukan hanya dari buku..tapi belajar dari sekolah yang sebenarnya..”hidup”..
belajar tuk mengambil pelajaran dari setiap hal yang aku alami termasuk hal buruk..
belajar tuk tak menjadi angkuh dan congkak dengan kesempurnaan yang mungkin saja aku miliki..hmm
sepertinya tidak..
maukah kamu ajari aku..


ajari aku tuk bersyukur..
bersyukur..
dan selalu bersyukur..

Tuhan, kenapa kamu hanya tersenyum mendengarnya..
apa permintaan dan ceritaku berlebihan..

lagi lagi kamu hanya tersenyum diam dan pergi seperti malam kemarin..


aku tahu,
aku tahu sejatinya kamu tak pernah pergi..
tetaplah tersenyum..seperti kemarin..
mungkin besok aku akan menemukan kembali jawaban dibalik senyumanmu..
ajari aku..
ya rahman..
ya rahim..

 

DSC_0828



dsc_0567

TUHAN : Kamu memanggilKu ?

AKU : Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?

TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.

AKU : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.

TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.

AKU : Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.

TUHAN : Benar sekali. Aktifitas memberimu kesibukan. Tapi Produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu, Produktifitas membebaskan waktu.

AKU : Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghidarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.

TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.

AKU : OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?

TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang membuatnya jadi rumit.

AKU : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?

TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

AKU : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.

TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.

AKU : Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.

TUHAN : Rasa Sakit tidak bisa dihindari, tetapi Penderitaan adalah sebuah pilihan.

AKU : Jika Penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?

TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik bukan sebaliknya.

AKU : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?

TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.

AKU : Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?

TUHAN : Masalah adalah Rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental Kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.

AKU : Sejujurnya ditengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah…

TUHAN : Jika kamu melihat ke luar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat ke luar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.

AKU : Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan?

TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain bekejaran dengan waktu.

AKU : Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?

TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.

AKU : Apa yang menarik dari manusia?

TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya “Mengapa harus aku?”. Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya “Mengapa harus aku?“.

AKU : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini?

TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.

AKU : Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini?

TUHAN : Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.

AKU : Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.

TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah TIDAK.

AKU : Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.

TUHAN : Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.

b



dsc_0503

Jika dikatakan cantik dikira menggoda ,
jika dibilang jelek di sangka menghina..
Bila dibilang lemah dia protes,
bila dibilang perkasa dia nangis .

Maunya emansipasi, tapi disuruh benerin genteng, nolak
(sambil ngomel masa disamakan dengan cowok)

Maunya emansipasi, tapi disuruh berdiri di bis malah cemberut
(sambil ngomel,Egois amat sih cowok ini tidak punya perasaan)

Jika di tanyakan siapa yang paling di banggakan, kebanyakan bilang Ibunya ,
tapi kenapa ya ….. lebih bangga jadi wanita karir,
padahal ibunya adalah ibu rumah tangga

Bila kesalahannya diingatkankan,
mukanya merah..
bila di ajari mukanya merah,
bila di sanjung mukanya merah
jika marah mukanya merah,kok sama
semua ? bingung !!

Di tanya ya atau tidak, jawabnya diam;
ditanya tidak atau ya, jawabnya diam;
ditanya ya atau ya, jawabnya :diam,
ditanya tidak atau tidak, jawabnya ; diam,
ketika didiamkan malah marah
(repot kita disuruh jadi dukun yang bisa nebak jawabannya).

Di bilang ceriwis marah,
dibilang berisik ngambek,
dibilang banyak mulut tersinggung,
tapi kalau dibilang S u p e l
wadow seneng banget…padahal sama saja maksudnya.

Dibilang gemuk engga senang
padahal maksud kita sehat gitu lho

dibilang kurus malah senang
padahal maksud kita “kenapa elho jadi begini !!!”

Itulah WANITA makin kita bingung makin senang DIA !

Pria itu memang susah…

Jika kamu memperlakukannya dengan baik, dia pikir kamu jatuh cinta
padanya……… Jika tidak, kamu akan dibilang sombong.

Jika kamu berpakaian bagus, dia pikir kamu sedang mencoba untuk
menggodanya. Jika tidak, dia bilang kamu kampungan.

Jika kamu berdebat dengannya, dia bilang kamu keras kepala.
Jika kamu tetap diam, dia bilang kamu nggak punya otak.


Jika kamu lebih pintar dari pada dia, dia akan kehilangan muka..
Jika dia yang lebih pintar, dia bilang dia paling hebat.

Jika kamu tidak cinta padanya, dia akan mencoba mendapatkanmu.
Jika kamu mencintainya, dia akan mencoba untuk meninggalkanmu.

Jika kamu beritahu dia masalah mu, dia bilang kamu menyusahkan.
Jika tidak, dia bilang kamu tidak mempercayai mereka.

Jika kamu cerewet pada dia, kamu dibilang seperti seorang pengasuh
baginya. Tapi jika dia yang cerewet ke kamu, itu karena dia perhatian.

Jika kamu langgar janji kamu, kamu tidak bisa dipercaya.
Jika dia yang ingkari janjinya, dia melakukannya karena terpaksa.

Jika kamu merokok, kamu adalah cewek liar !
Tapi kalo dia yang merokok, dia adalah seorang gentleman, wuiihh..!


Jika kamu menyakitinya, kamu dibilang perempuan kejam..
Tapi jika dia yang menyakitimu, itu karena kamu terlalu sensitif dan
terlalu sulit untuk dibuat bahagia !!!!!

Jika kamu mengirimkan ini pada cowok-cowok, mereka pasti bersumpah kalau
ini tidak benar. Tapi jika kamu tidak mengirimkan ini pada mereka, mereka akan bilang kamu egois.

dsc_0245



et cetera