Bebibala2











{December 17, 2013}   Lamaran

Lamaran

Depok, Delapan Desember Duaribuduabelas

dua tukang potret jadi satu, alhasil ga ada yang motretin deh, seadanya aja ini potoh 😀

Advertisements


{December 17, 2013}   renang

renang

lokasi : gedung sabha widya
bulan : desember 2012

cek gedung sebelum merit 😀



{December 17, 2013}   mamabayi dan papabayi

mamabayi dan papabayi

kebun binatang ragunan, ga sadar kalo ternyata udah hamilan ^_^

 

28 April 2013



{October 24, 2013}   Tuhan, tolong

Pagi ini aku berdoa kepadaMu
Semoga aku semakin kuat menghadapi hidup.
Semoga aku semakin kuat menghadapi cobaan.
Semoga aku semakin kuat menghadapi ujian.
Semoga aku bisa memaafkan.

Memaafkan ketololanku
Memaafkan keegoisanku
Memaafkan kemunafikanku
Memaafkan kelakuanku

Tuhan, tolong..
Aku hanya tidak mau pada akhirnya aku akan mengucap
“Ooh, ternyata demikian”
“Ooh, sudah kuduga”
“Ooh, pantesan”

Tuhan tolong..



{September 11, 2013}   5 bulan

20130911-110552.jpg



{August 21, 2013}   Akupun bisa

Kadang bersikap pura-pura tidak tau itu menyenangkan.
Tapi bersikap pura-pura tidak tau itu lebih sering menyakitkan.
Berpura-pura, seolah-olah, seakan-akan.
Apapun itu bagiku menyebalkan.
Tolong untuk kesekian kalinya jangan seperti itu.
Tolong berpikir seribu kali apa yang terjadi jika aku yang melakukannya.
Pertanyaanku cuma satu
“Mengapa kau senang menyakitiku?”

20130821-221911.jpg



{August 1, 2013}   Jangan

20130802-065005.jpg

Jangan kau sakiti satu
Karena dua yang terluka

Jangan kau bohongi satu
Karena dua yang kecewa

Jangan kau paksa satu
Karena dua yang tidak mau

Jangan kau injak satu
Karena dua yang tersakiti

Jangan kau lupakan satu
Karena dua yang bersedih



{August 1, 2013}   Kenapa?

Kenapa?
Sakit ya?
Belum seberapa dengan apa yg aku rasa

Kenapa?
Sebel ya?
Belum seberapa dengan apa yang aku rasa

Kenapa?
Kecewa ya?
Belum seberapa dengan apa yang aku rasa

Kenapa?
Marah ya?
Belum seberapa dengan apa yang aku rasa

Kenapa?
Dongkol ya?
Belum seberapa dengan apa yang aku rasa

Kenapa?
Nyesel ya?
Hahahahaha bagaimana bisa kau menyesali?
Bila kau menyesali, gimana dengan aku?

Ingin orang lain bersikap bagaimana denganmu?
Maka bersikaplah yang sama!
Posisikan dirimu diposisinya!

20130802-064412.jpg



{June 26, 2013}   Opposites

*tarik nafas panjang untuk kesekian kali*
Hembuskan perlahan, kembali bersabar untuk kesekian kali.
Pernahkah kau memikirkan tentang posisi yang bertukar?
Bagaimana jika aku yg memerankan posisi itu?
Tampaknya menyenangkan.
Tapi tidak akan ku lakukan kebodohan untuk kesekian kalinya.
Pernahkah kau memikirkan apa yang sedang kuhadapi?
Bagaimana jika kau yg memerankan posisi itu?



{June 12, 2013}   Rindu sampai terbawa mimpi

20130613-032715.jpg

Hi kamu, apa kabar?
Aku tau sekarang kau sudah ada yang resmi memiliki.
Tapi kenapa kau selalu ramah menyapaku?
Kau tak takut istrimu marah?
Ah tentu tidak ya 🙂
Karena aku yakin istrimu tidak tau.
Karena kau begitu mesranya menyapaku.
Teringat kapan terakhir kita bercumbu.
Akupun menikmatinya, walau aku tau kau takkan pernah kumiliki.
Kau tak pernah berkeluh kesah tentang istrimu karena mungkin malu.
Atau karena kau takut aku cemburu?

Pernah kah kau berpikir jika aku begitu tergila-gila denganmu?
Pernahkah kau berpikir jika aku bisa saja nekat membuka kartumu?
Pernahkah kau berpikir jika istri dan keluargamu tau?

Ah cinta memang gila.
Kau begitu pandai merayu, membuatku nyaman dalam kalimat.
Namun sesekali ku berpikir, selain aku siapa lagi?
Wanita mana lagi yang menjadi “mainan”mu?
Wanita mana lagi yang membiarkan terbuai pesonamu?

Tapi ya sudahlah, yang penting kau merasa nyaman bersamaku.
Dan akupun demikian.
Walau kadang ingin sekali bertukar posisi dengan istrimu.
Tapi yang terbayang adalah rasa sakit jika aku berada diposisinya.
Dikhianati.
Dibohongi.

Tapi kau sangat menikmati.
Tak peduli akan semua kekhawatiranku.
Tak peduli akan semua ketakutanku.

Sekarang kau tiba-tiba menghilang.
Tak ada kabar berita.
Sulit dihubungi.
Rindu rasanya.
Rindu sampai terbawa tidurku.

Tak apakah jika aku yang menghubungiku?
Tapi diperjanjian antara kita, kaulah yang akan menghubungiku dahulu.
Aku tau maksudmu.
Biar posisimu aman kan?
Ya aku mengerti sayang 🙂

Kalau aku yang menghubungimu duluan, kau takut ketauan istrimu kan?
Ah, laki-laki..
Kau membuatku belajar banyak hal..

Belajar membohongi
Belajar mengkhianati
Belajar tak peduli
Belajar mencintai
Belajar memberikan kenyamanan

Tapi satu yang tidak kudapat darimu..
Belajar tentang kesetiaan 🙂
Terimakasih telah membuatku seperti ini.
Rindu sampai terbawa mimpi.



et cetera