Bebibala2











{March 25, 2016}   (LAGI)

Sungguh, bukan salah sinar matahari yang menghangatkan bumi ini

Angginpun tak bermaksud menyamankan hati

Tidak juga dengan api yg menjadi jahat karena panas 

Atau ketika air mengalir semakin deras
Terulang lagi

Kedua kali ?
Hahaha

Sayangnya tiga, empat, bahkan lima
Dia menyadarinya

Tapi tak bisa berbuat apa

Dia menyukainya

Tapi tak bisa berbuat apa

Advertisements


{March 25, 2016}   Merindu hingga tak tahu malu

Hey, siapa kamu?
Angin kah ?

Air kah ?

Api kah ?

Tanah kah ?
Bagaimana bisa aku merindumu

Hingga tak tahu malu

Secangkir kopi ku seduh

Dengan sesendok rindu

Lagi-lagi rindu

Kamu siapa ?
Menyusup dalam lamunan

Menatap lara terbayang raga
Heran !

Menghela nafaspun membisik asa

Meretas harapan membangun angan
Tolonglah, aku tersiksa

Kumbang kecil itupun melirik padaku

Tatap tanya kehadiranmu



{October 7, 2011}   merindu yang semakin merongrong

Tiba-tiba teringatmu
Di pagi yang membangunkanku
Mengapa selalu dirimu?
Oh aku tahu, ini yang dinamakan merindu

Rasa ini lagi
Ku rasa tak akan pernah pergi
Datang dan menghantui
Mungkin hilang ketika kau kembali

Relung hati hampa dan kosong
Ku kata tak apa, itu hanya bohong!
Merindu yang semakin merongrong
Perih, sedih namun tak ada yang menolong

Posted with WordPress for BlackBerry.



{September 25, 2011}   jawabnya mudah

Ketika kau tak peduli padaku
Mengapa aku harus peduli padamu?
Ketika kau enggan berada disisiku
Mengapa aku harus berada disisimu?
Ketika kau tak menyapaku
Mengapa aku harus menyapamu?
Ketika kau tak memikirkanku
Mengapa aku harus memikirkanmu?
Ketika kau menjauh dariku
Mengapa aku harus mendekatimu?
Ketika kau tak mencariku
Mengapa aku harus mencarimu?
Ketika kau tak menghubungiku
Mengapa aku harus menghubungimu?

Jawab mudah..

“Karena aku sayang kamu”

Posted with WordPress for BlackBerry.



{September 25, 2011}   eclair

Privyet : halo
Spasibo : terima kasih

Edgar Allan Poe :
“When I punish, I shall not really punish, but punish with impunity”

“Tu seras toujours la part de lumiere dans le clair obscure”
“You’ll always be the golden object beneath the golder hour”

“L’argent ne fait pas le bonheur”
“Money can’t buy a happiness”

Robert Frost :
“Stopping by Woods on a Snowy Evening”
The woods are lovely, dark, and deep
But I have promises to keep
And miles to go before I sleep

William Wordsworth:
“daffodils”
I wandered lonely as a cloud
That floats on high o’er vales and hillsn
When all at once I saw a crowd,
A host, of golden daffodils;
Beside the lake, beneath the trees,
Fluttering and dancing in the breeze.
I gazed – and gazed – but little thought
What wealth the show to me had brought
For oft, when on my couch I lie
In vacant or in pensive mood,
The flash upon the inward eye
Which is the bliss of solitude..
And then my heart with pleasure fills
And dances with the daffodils

“Krasivaya devushka, ich werde dich immer beschutzerh beautiful young woman, I will always protect you”

Christina Rossetti :
“remeber”
Remember me when I am gone away
Gone far away into the silent land
When you can no more hold me by the hand
Nor I half turn to go yet turning to stay

Leo Tolstoy:
“Truth like gold, is to be obtained not by its growthn
But by washing away from it all that is not gold”
“All happy families resemble one another,
Each unhappy family is unhappy in its own way”
“All everything that I understand, I understand because I love”
“If so many men, so many minds, certainly so many hearts, so many kinds of love”
“In the name of God, stop a moment, cease your work, look around you”

daffodils

Posted with WordPress for BlackBerry.



{August 26, 2011}   JANGAN

Jangan salahkan aku
Ketika datang merindu
Itu semua karenamu
Wahai kasihku

Jangan salahkan duka
Ketika datang bersama luka
Itu semua karena nestapa
Wahai pria

Jangan salahkan cinta
Ketika datang berkelana
Itu semua karena rasa
Wahai samudera

Jangan salahkan tawa
Ketika datang bahagia
Itu semua karena suka
Wahai dunia

Jangan salahkan air mata
Ketika datang asa
Itu semua karena rasa
Wahai manusia



{August 19, 2011}   aku disini

disini kembali sepi
satu lagi yang akan pergi
setelah sempat mencuri hati
perlahan tapi pasti
aku..lantas duduk termangu
melebur dalam debu
berharap semua segera berlalu
hadirnya..tanpa pernah ku duga
bayang yang mempesona
membuat tergila-gila

untuk apa menyalahkan keadaan
memang semua tak memungkinkan
tanpa sedikitpun perdebatan
berbalik berusaha bertahan

Posted with WordPress for BlackBerry.



{August 4, 2011}   merindukanmu

Rintik air hujan ini sangat mewakili,
mewakili kerinduanku padamu
Hey, sadarkah?
Hembusan angin ini sangat mewakili,
mewakili resahku padamu
Hey, sadarkah?

Aku yang tadinya tak peduli
Kini mulai memikirkan lagi
Gelisah makin bergejolak
Menggantikan tangis yang tak sempat terisak

Menutup mata
Membayangkan apa yang ada disana
Menutup telinga
Seolahku dapat tak mendengar suara

Apakah berhasil?
Hahaha tentunya nihil..!!!

Kembali ku buka masa itu
Hey..sungguh aku merindumu
Tak ada sedikitpun ragu
Berharap kau pun begitu 🙂

Ps: merindu itu ga dosa lho 😀

Posted with WordPress for BlackBerry.



Apa yang kamu rasakan?
Adakah kupu-kupu menari didalam perutmu?
Kuharap kau merasakannya
Nikmatilah
Karena aku tau, rasa itu tidak bertahan lama
Hanya beberapa detik
Tidak menit
Tidak jam
Tidak hari
Tidak minggu
Tidak bulan
Tidak kuartal
Tidak tahun
Tidak windu
Tidak abad
Dan
Tidak selamanya
Aku sedang berusaha
Berusaha untuk dapat terus mengingatnya
Bagaimana rasa itu tercipta
Bagaimana kupu-kupu itu berada disana
Bagaimana bisa menciptakan sensasi yang luar biasa
Menciptakan senyum
Membuat melayang
Entahlah
Semuanya jadi satu
Apakah kau merasakannya?
Semoga iya 🙂
Seperti yang selalu aku katakan
Moment tidak bisa diulang
Kalaupun kupu-kupu itu kembali datang dan menari
Moment nya tidak akan sama

Ps: have I told u before ?

Posted with WordPress for BlackBerry.



{July 8, 2011}   dan ketika

Dan ketika pagi masih sangat pagi
Ku berharap kau disini
Setia menemani
Layaknya kicau burung bernyanyi

Dan ketika pagi masih sangat pagi
Ku teringat dirimu lagi
Merayu untuk ditemani
Selamanya dan tak kan pernah pergi

Namun pagi segera berlalu
Semua tersimpan dalam kalbu
Tak pernah akan tau
Apa yang sebenarnya dimau

Namun pagi segera berlalu
Semoga bukan datang kelabu
Luka harus cepat berlalu
Kembali angkat kepala dan terus maju

Posted with WordPress for BlackBerry.



et cetera